Uncategorized

5 Permasalahan Kaki yang Sering Dialami Masayrakat Indonesia, Ada Flat Feet

Kaki menjadi salah satu bagian tubuh yang bekerja paling keras setiap hari. Mulai dari berjalan,
Berlari, Hingg  berolahraga , hampir seluruh aktvitas bertumpu pada kaki. Tak heran jika berbagai

gangguan pada kaki menjadi keluhan yang cukup sering dialami Masyarakat, baik akibat kondisi
bawaan maupun aktivitas fisik yang berlebihan.

Dokter Spesialis Orthopedi Subspesialis kaki dan pergelangan kaki (Foot & dan Angkel ) Siloam Hospitals
Mampang, dr Astuti Pitrini mengatakan, keluhan pada kaki yang ditemui di praktik sehari -hari cukup beragam

Sementara itu, Dokter Sepesialis Kedokteran Olahraga Konsultan Siloam Hospital Mampang dr, Antonis Andi
Kurniawan juga melihat meningkatnya pasiean dengan gangguan pada kaki yang berkaitan dengan aktivitas olahraga
Terutama seiring meningkatnya popularitas olahraga padel.

5 Permasalahan kaki yang sering dialami masyarakat indonesia

1.Kaki mudah pegal atau cepat lelah
Salah satu keluhaj paling banyak disampaikan pasien adalah kaki
terasa mudah lelah atau cepat pegal setelah beraktvitas .

Menurut dr. Astui, kondisi tersebut sering kali dengan bentuk
telapak kaki yang datar atau flat flet. Meskipun demikian, tidak semua
kondisi flat feet merupakan masalah.

“Tired atau fatingued feet jadi keluhan paling banyak. Hal ini biasanya
berhubungan flat feet itu membuat kaki lebih cepat pegal” jelas dr Astuti
dalam media Gathering Siloam Hospitals Mampang :Strong Bones,

Pada sebagian orang, bentuk telapak kaki masih datar tergolong
fisiologis dan tidak menimbulkan gangguan.

Namun, ketika kondisi tersebut membuat distribusi beban tubuh tidak
optimal, kaki dapat menjadi lebih cepat lelah dibandingkan orang
dengan lengkukan telap kaki normal.

2.Cedera olahraga semakin meningkat

Meningkatnya minat masyrakat terhadap olahraga turut diikuti dengan
bertambahnya kasus cedera pada kaki dan pergelangan kaki.

Dr astuti mengatakan, cedera olahraga kini menjadi salah satu keluhan
yang paling sering dijumpai. salah satu penyebabnya adalah semakin
populernya olahraga padel.

“Cedera olaharaga juga cukup banyak lagi populer banget padel.
Biasanya top three-nya ada angkle keselo (angkle sprain), cedera tendon
Achilies, bisa berupa robekan tendon atau putus tendonya, dan
fracture tuh patah tulang”” tuturnya.

Pergelangan kaki menjadi salah satu area paling rentan mengalami
ceder karena berperan menjaga keseimbangan tubuh saat bergerak.

Di sisi lain, Dr Antonius juga mengungkap , pola cedera pada setiap jenis
olahraga tidak selalu sama.

Menrut nya, olahraga seperti lari dan basket lebih sering menyebabkan
cedera pada tungkai bawah, sedangkan padel dapat menimbulkan
cedera pada bagian tubuh atas dan bawah.

“”Menariknya , cedera pasien itu upper and lower, kalau lari dan basket
paling banyak lower, tapi kalau padel bisa upper dan lower ” Imbuhnya.

3.Plantar fascitiis akibat pengguna kaki berlebihan

Dari sisi kedokteran olahraga, penggunaan kaki secara berlebihan atau
overuse juga menjadi utama pasien berobat.

Dr Andi mengatakan, aktivitas olahraga dengan intensitas tinggi dapat
meningkatkan risiko terjadinya cedera akibat beban yang terus menerus
diterima jaringan kaki.

“kalau praktik saya di sports related, paseien yang datang kebanyakan
karena kakinya overused, misalnya plantar fascilitis dan angkle sprain
tambah dia.

plantar fasciitis merupakan kondisi ketika jaringan plantar fascia yag
berada di telapak kaki mengalami iritasi atau peradangan sehingga
menimbulkan rasa nyeri, terutama saat pertama kali menginjakkan kaki
setelah beristirahat.

selain plantar fasciitis, keseleo pada pergelangan kaki atau angkle sprain
juga masih menjadi salah satu cedera yang paling banyak dialami atlet
maupun masyarakat yang aktif berolahraga.

4.Flat feet

Selain menjadi penyebab kaki mudah lelah, kondisi flat feet juga cukup
sering di temukan pada kelompok yang rutin melakukan olahraga
tertentu.

Menurut dr andi, pelari dan pemain padel merupakan kelompok pasien
yang paling banyak datang dengan kondisi tersebut.

“”flat feet juga banyak, misalnya datang ke saya paling banyak
adalah runners dan juga padel, sekarang tuh padel banyak banget yang
cedera”” Ungkap dr, Andi

bentuk telapak kaki yang datar dapat mempengaruhi pola pijakan saat
bergerak. pada olahraga yang melibatkan lompatan, perubahan arah,
atau aktivitas berulang, kondisi ini berpotensi meningkatkan beban pada
kaki sehingga memicu keluhan apabila tidak ditangani sesuai kebutuhan
masing-masing individu.

5.Kelaianan bentuk Kaki seiring bertambahnya Usia

Permasalahan lain yang cukup juga seiring ditemui adalah perubahan
bentuk kaki.

Dr astuti menjelaskan, kelainan bentuk kaki tidak selalu disebabkan oleh
faktor bawaan sejak lahir, Kondisi tersebut juga dapat berkembang
seiring bertambahnya usia

“”Kelainan bentuk bisa karena bawaan dan juga kelainan bentuk yang
acquired atau didapat seiring orang bertambah usia” ungkapnya

Ia menambahkan, perubahan tersebut dapat berupa memburuknya
kondisi flat feet maupun kelainan pada jari jari kaki.

“”Biasanya berupa kelainana bentuk kaki, seperti flat feet yang tadinya flat feet
nya fisiologis menjadi progresif, semakin miring, atau kelinan bentuk
jari-jari kaki yang paling umum adalah bunion: tandas dr, astuti.

karena itu, masyarakat disarankan tidak mengabaikan keluhan pada kakai
yang muncul berulang, terutama jika disertai nyeri, pembengkakan, atau
menganggu aktivitas sehari hari.

penanganan sejak dini dapat membantu mencegah gangguan
berkembang menjadi lebih berat serta menjaga fungsi kaki tetap optimal
untuk menunjang mobilitas

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *